Pengaruh Pemberian Infus Kelopak Kering Rosella (Hibiscus sabdariffa) Terhadap Kadar Kolesterol Total Serum Darah Tikus Hiperkolesterolemia

Stefani Kartika Octavia, Siti Surdijati, Lisa Soegianto

Abstract


Rosella (Hibiscus sabdariffa) merupakan salah satu tanaman bermanfaat sebagai bahan makanan, minuman maupun bahan obat. Kelopak Rosella berkhasiat sebagai antihipertensi, antidiabetes, antikolesterol, terapi gangguan liver dan asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari pemberian infus kelopak kering Rosella dalam menurunkan kadar kolesterol total serum darah tikus hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan 25 tikus putih jantan galur Wistar yang diberi propiltiourasil 0,01% dan makanan tinggi kolesterol selama 2 minggu. Kemudian dibagi dalam lima kelompok, yaitu kontrol (PGA 3%), pembanding (Simvastatin 0,9 mg/kgBB) dan 3 kelompok uji yang diberi infus Rosella dosis 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB, secara oral selama 2 minggu. Data dianalisis dengan uji statistik Anova dilanjutkan uji Tukey HSD 5%. Perhitungan korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara peningkatan dosis dengan penurunan kolesterol total. Tidak ada perbedaan bermakna pada setiap pasangan kelompok dengan signifikansi >0,05 untuk semua kelompok kecuali antara K1 dan K5 (signifikansi <0,05). Infus kelopak Rosella dapat menurunkan kadar kolesterol total 12,99% (dosis 125 mg/kgBB), 23,54% (dosis 250 mg/kgBB) dan 30,82% (dosis 500 mg/kgBB). Dosis yang paling baik adalah 500 mg/kgBB. Namun, tidak memiliki hubungan yang signifikan antara peningkatan dosis infus kelopak Rosella dengan peningkatan efek penurunan kadar kolesterol total.
Kata kunci: hiperkolesterolemia, infus, kolesterol total, rosella, serum.

Save to Mendeley


Full Text:

PDF 5-9